SMK PANGUDI LUHUR LEONARDO
SMK PL Leonardo - Jl. Dr. Wahidin Sudirohusodo No.30 Klaten - Jawa Tengah 57432  Telp.(0272) 321949 Fax.(0272) 327347
Selasa, 19 November 2019  - 1 User Online  
BERANDABUKU TAMUHUBUNGI KAMI 


22.11.2009 14:39:35 767x dibaca.
ARTIKEL
ASET PENTING SEKOLAH

Dalam pendidikan, guru adalah aset penting. Maka pembinaan dan pengembangan para guru harus mendapat prioritas. Untuk menghasilkan guru yang berkualitas dibutuhkan suatu proses yang panjang. Walaupun mempunyai IP yang tinggi, hal itu bukan menjamin bahwa ia bisa menjadi guru yang berkualitas. Untuk mencapai kualitas yang terbaik, diperlukan kemauan dan keterbukaan hati untuk selalu belajar (terhadap teguran, kritikan, kondisi anak). Hal yang mendukung peningkatan kemampuan guru antara lain:

  1. kursus dan pelatihan yang disesuaikan dengan kebutuhan peserta didik
  2. sekolah memberi kesempatan bagi guru yang ingin meningkatkan jenjang pendidikannya 3.proses belajar dan mengajar yang tertata sesuai sistem manajemen yang benar (perencanaan, pelaksanaan, kontrol dan evaluasi)


Ada yang tak kalah penting yaitu mengubah pola pikir tentang profesi guru. Seorang guru bukan hanya berfungsi sebagai pengajar tetapi juga sekaligus sebagai pendidik. Sebagai pendidik, tugas mereka tidak hanya berhenti pada kegiatan belajar dan mengajar di kelas, tetapi juga ikut bertanggung jawab terhadap penanaman nilai-nilai kehidupan yang positif, lepada para peserta didik. Keberhasilan sekolah tidak hanya ditentukan oleh kegiatan belajar dan mengajar di kelas, tetapi terkait dengan seluruh proses baik kegiatan belajar dan mengajar di kelas maupun kegiatan-kegiatan lain yang terjadi di sekolah. Karena itulah diharapkan para guru terlibat dalam kegiatan sekolah di luar jam belajar apakah sebagai pendamping maupun sebagai fasilitator atau sebagai pembina. Ketika memutuskan untuk menjadi guru, itu merupakan panggilan yang datang dari hatinya. Tetapi kenyataannya hal itu masih perlu diperjuangkan. Zaman Sekarang banyak yang terpaksa memilih bekerja sebagai guru karena pekerjaan lain tidak diterima atau “ya dari pada nganggur, ada kesempatan tawaran kerja mengapa tidak digunakan”, atau tidak ada alternatif lain untuk mencari nafkah. Jadi motivasi menjadi guru sekedar mencari nafkah.

Pola pikir seperti ini perlu pengikisan secara perlahan agar panggilan guru menjadi panggilan jiwa setiap guru. Dengan demikian mereka selalu berpikir kreatif dengan berusaha melihat berbagai alternarif untuk mencapai hasil yang optimal bagi peserta didik Guru sejati adalah guru yang selalu terdorong untuk hadir dan memberikan dirinya sepenuhnya demi perkembangan anak-anak didiknya. Dalam memberi nilai pun sebisa mungkin mencerminkan murid seutuhnya. Berarti ia harus awas dan mau repot memperhatikan setiap murid.

Figur Kepala Sekolah adalah figur kunci di sekolah. Sebagai pemimpin diperlukan kemampuan untuk menunjukkan kepada para karyawan bahwa ia tidak hanya menuntut dan sekedar teori, tetapi juga bisa memberi teladan. Hal ini akan memberi pengaruh besar kepada kinerja para karyawan. Begitu pula bagi guru dihadapan para muridnya. Guru adalah figur kunci di kelas atau di manapun dia berada di mata para peserta didik. Murid lebih mudah mengingat apa yang dilakukan guru dari pada apa yang guru ajarkan.





KOMENTAR
Belum ada komentar, silakan mengisi komentar melalui form berikut :


Nama
Email
Homepage
Komentar
Kode Verifikasi kode
 



^:^ : IP 18.205.176.85 : 2 ms   
SMK PANGUDI LUHUR LEONARDO
 © 2019  http://smkplleonardo.pangudiluhur.org/