SMK PANGUDI LUHUR LEONARDO
SMK PL Leonardo - Jl. Dr. Wahidin Sudirohusodo No.30 Klaten - Jawa Tengah 57432  Telp.(0272) 321949 Fax.(0272) 327347
Senin, 18 November 2019  - 1 User Online  
BERANDABUKU TAMUHUBUNGI KAMI 


07.11.2007 21:44:02 906x dibaca.
ARTIKEL
PENGALAMAN PENELITIAN

Ketika kuliah di UNY saya angkatan pertama untuk jurusan Fisika Murni, tanpa fasilitas peralatan lab yang komplit dan kemampuan dosen pembimbing yang relative kurang, sehingga untuk melaksanakan tugas akhir atau dengan nama lain skripsi sangat kesulitan. Kondisi yang demikian membuat saya terpacu untuk ikut proyek penelitian di luar, makanya saya melamar di Badan Tenaga Atom Nasional(BATAN) di Babarsari Yogyakarta.

Namanya orang, kalau seperti saya yang penting PD, he he he. Dengan keterbatasan pengalaman penelitian dan pengetahuan tentang Fisika, saya memberanikan diri untuk melamar, ternyata yang diseleksi hanya masalah IP(Indeks Prestasi) Akademik. Pikiran saya waktu itu, halah kuecil. Selama satu minggu saya menunggu hasil panggilan, pada akhirnya saya diterima. Ya karena orang PD tadi, saya disuruh masuk dalam Bidang Teknofisikokimia.

Sebagai orang yang terbatas dalam pengetahuan saya sempat ragu untuk melaksanakan penelitian itu, teman – teman yang lain anak UGM, ITS dan UNS. Pro – kontra dalam batin saya, iki isoh opo ora ya? Makanya pesan saya pada murid Leonardo,kalau jadi siswa modal pikiran / belajarnya itu harus banyak, ngelakuin apa saja itu enjoy, PD, bahkan tanpa kendala. Bagaimana caranya? Yo belajar dan banyak membaca, jangan jadi orang katro, he he he. Tapi karena yaitu tadi orang modalnya PD lebih banyak, akhirnya tawaran penelitian di bidang itu saya trima juga, pikiran saya golek gratis penelitian, tanpa ngeluarin biaya, meskipun sulit sih?

Setelah saya menemui pembimbing saya di BATAN Bp. Drs. Agus Purwadi, tambah kacau lagi pikiran saya. Saya diberi judul skripsi Proses Pembentukan Ozon dalam Tabung Lucutan Listrik, daripada saya bingung saya tanya. Inti penelitian itu apa to pak?wo itu lho mbak Endang peristiwanya sama dengan terbentuknya gas Ozon di atmosfer, Ozon terbentuk pada saat gas Oksigen ditembak oleh petir, karena gas Oksigen tertembak petir maka Oksigen terpisah menjadi atom O, atom O tadi bergabung dengan oksigen (O2) yang ada disitu membentukO3(Ozon). Saya diberitahu jadi senang dengan proyek itu, karena kelihatannya semakin real hal itu, mudah dipahami. Hal ini merupakan penelitian yang baru di BATAN, maka saya pun bersemangat, yang namanya literature penelitian ini semua dalam bahasa Inggris, nyantai aja barang bisa dilihat, pasti kan bisa dipelajari, maka jangan jadi orang pesimis, yang optimis dong?yang penting dicoba dulu.

Begitu saya ditanya dosen pembimbing saya di UNY, saya menjelaskan persis yang diungkapkan tadi. Saya tanya lagi dengan pak Agus kok penelitiannya membuat gas Ozon to pak, bukan yang lain? Dia menjawab manfaat gas Ozon banyak salah satunya dalam proses Ozonisasi, yaitu yang sekarang dipakai di Perusahaan Air Minum seperti Aqua. Kok dengan ozonisasi, emang prosesnya gimana pak?Paka Agus menjawab sumur yang berisi air disemprot gas ozon dalam skala besar, gas Ozon akan membuat bakteri / kuman yang ada disumur mati, dan bisa mengendapkan debu / kotoran kebawah, maka air sumur yang sudah disemprot gas Ozon bisa langsung diminum. Begitu Lho? Manfaat yang lain apa pak Agus? Gas Ozon bisa juga untuk menyembuhkan luka, kecantikan, kesehatan, mengolah limbah, dll.

Menyembuhkan luka terbukti pada saat Perang Nazi, Hitler melihat kondisi luka – luka yang mengenaskan pada tentara – tentaranya, akhirnya Hitler mengadopsi Ozon yang ada diatmosfer dan disemprotkan ke seluruh luka – luka tentaranya, pada akhirnya bakteri yang ada di luka – luka mati, luka menjadi kering dan akhirnya sembuh. Kalau untuk kesehatan prosesnya : darah dalam tubuh diambil, kemudian disemprot gas Ozon, darah tersebut dimasukkan kedalam tubuh lagi, disitu ada reaksi Hb darah + Ozon sehingga dihasilkan Hemoglobin(HbO). Kenapa kita membuat Hemoglobin darah? Karena orang bisa sakit karena kadar hemoglobin dalam darah berkurang, makanya jumlah gas yang disemprotkan pun tergantung parah / tidaknya penyakitnya.

Komponen membuat alat tabung lucutan listriknya dari electrode (+) berupa tembaga, electrode(-) berupa stainless steel, dielektrik berupa lapisan di sebelah PCB, dan dihubungkan dengan Generator Radio Frequensi(RF). Oksigen dialirkan dalam tabung sebelah kiri, setelah terjadi reaksi, tabung sebelah kanan dihubungkan selang, pada selang ini merupakan tempat hasil reaksi / tempat dihasilkannya gas ozon, bisa langsung dicelupkan dalam bejana berisi air. Reaksi terbentuknya Ozon : O2 + e → O + O O + O2 → O3 Kenapa ada dielektrik? Fungsinya hanya untuk menyebarkan lucutan, dan dengan frekwensi yang tinggi lucutan berwarna ultraviolet dan menyebar merata / berpendar memenuhi tabung. Lucutan listriknya berupa arus bolak – balik.

Bagi Siswa – siswi TPTL bisa lho mencoba, jadi yang dibuat intinya adalah tabung lucutan listrik dan Generator RF. Selamat mencoba ya, mudah – mudahan pengalaman penelitian ini, bisa memberikan manfaat bagi anda. Terimakasih. Endang Kristiyarini, S.Si , Guru Fisika





KOMENTAR
Belum ada komentar, silakan mengisi komentar melalui form berikut :


Nama
Email
Homepage
Komentar
Kode Verifikasi kode
 



^:^ : IP 35.172.195.49 : 2 ms   
SMK PANGUDI LUHUR LEONARDO
 © 2019  http://smkplleonardo.pangudiluhur.org/