SMK PANGUDI LUHUR LEONARDO
SMK PL Leonardo - Jl. Dr. Wahidin Sudirohusodo No.30 Klaten - Jawa Tengah 57432  Telp.(0272) 321949 Fax.(0272) 327347
Senin, 18 November 2019  - 1 User Online  
BERANDABUKU TAMUHUBUNGI KAMI 


19.05.2008 09:46:07 745x dibaca.
ARTIKEL
PENILAIAN

Kompeten atau Kompetensi? Mengapa Kita Melakukan Penilaian?

Tidak semua sistem berbasis kompetensi berpatokan pada standar yang ditetapkan oleh industri (seperti yang berlaku di Inggris). Sistem berbasis kompetensi ada juga yang berpatokan pada hasil penelitian terhadap pemegang pekerjaan (seperti yang berlaku di Amerika dan juga di Indonesia). Pada sistem kompetensi yang berpatokan hasil riset, standar kompetensi dikembangkan melalui penelitian yang melibatkan orang-orang yang benar-benar menjalankan peran pekerjaan tertentu.

Di sini jelas bahwa Anda tidak dapat menggunakan sistem berbasis kompetensi untuk tujuan apa pun sebelum mengembangkan ukuran kompetensinya. Namun, setelah ukuran kompetensi dikembangkan, standar tersebut dapat digunakan untuk berbagai tujuan.

Pertanyaan pertama yang harus dijawab sebelum memperkenalkan sistem penilaian adalah Apa yang ingin kita nilai? Kedengarannya seperti pertanyaan yang bodoh. Namun, pertanyaan semacam ini jarang dibahas karena sering penilaian lebih didasarkan pada asumsi daripada perencanaan awal yang jelas.

Apa yang akan Anda nilai? Apakah Anda merencanakan untuk menilai kemampuan belajar (penilaian prediktif)? Apakah Anda merencanakan untuk kemajuan dalam program pengembangan (penilaian formatif)? Apakah Anda merencanakan untuk melakukan penilaian karya kinerja (penilaian sumatif/hasil akhir)? Apakah Anda akan melakukan penilaian pada level individu atau pada level kelompok?

Lalu, seharusnya pertanyaan berikutnya adalah Mengapa kita melakukan penilaian? Apakah ini untuk mencari tahu kinerja yang saat ini belum ada? Apakah ini merupakan bagian dari sistem penilaian karya/kinerja? Apakah untuk melakukan audit keterampilan? Apakah penilaian untuk kepentingan perencanaan tenaga kerja atau seleksi dan perekrutan atau untuk membentuk tim proyek? Atau apakah untuk semua tujuan di atas?

Pada akhirnya, Anda akan berhadapan dengan pertanyaan ukuran apa yang akan kita gunakan? Mungkin inilah pertanyaan yang terpenting di antara jajaran pertanyaan di atas. Namun, pertanyaan ini merupakan pertanyaan yang terkait dengan pertanyaan-pertanyaan yang lain.

Penilaian adalah pengukuran. Oleh karena itu, Anda harus tahu apa yang diukur, mengapa mengukur, dan bentuk ukuran yang akan digunakan. Hanya dengan menjawab pertanyaan-pertanyaan ini Anda dapat mempertimbangkan isu mutu penilaian.

Untuk mengimplementasikan penilaian berbasis kompetensi, harus ada kesepakatan mengenai jenis kompetensi dan ukuran yang digunakan.

Definisi terminologi :

Kompetensi : Hasil standar dari pekerjaan atau perilaku standar dalam peran pekerjaan tertentu.

Penilaian berbasis kompetensi : Kumpulan bukti yang memadahi mengenai hasil kerja atau kinerja pribadi seseorang untuk menunjukkan bahwa perilaku sesuai standar tertentu.

Sistem penilaian nasional : Sistem penilaian yang ditetapkan dan disepakati secara nasional yang menjadi dasar sertifikasi kinerja kompeten.

Sistem penilaian perusahaan : Kerangka kompetensi yang dirancang untuk perusahaan, berdasarkan tujuan dan sasaran bisnis.

Br. Titus Totok Trinugroho, ST

Sumber : Shirley Fletcher, Competence-Based Assesment Techniques, 2005, PT. Bhuana Ilmu Populer, Jakarta.





KOMENTAR
Belum ada komentar, silakan mengisi komentar melalui form berikut :


Nama
Email
Homepage
Komentar
Kode Verifikasi kode
 



^:^ : IP 35.172.195.49 : 2 ms   
SMK PANGUDI LUHUR LEONARDO
 © 2019  http://smkplleonardo.pangudiluhur.org/