SMK PANGUDI LUHUR LEONARDO
SMK PL Leonardo - Jl. Dr. Wahidin Sudirohusodo No.30 Klaten - Jawa Tengah 57432  Telp.(0272) 321949 Fax.(0272) 327347
Selasa, 19 November 2019  - 1 User Online  
BERANDABUKU TAMUHUBUNGI KAMI 


14.02.2007 01:23:47 670x dibaca.
ARTIKEL
VOCASIONAL

Konsep dan Prinsip Dasar PTK; Landasan Kebijakan Pendidikan di Indonesia
Pendidikan kejuruan adalah persiapan khusus untuk memenuhi tenaga terampil yang dipenuhi oleh tingkat SMK, community college dan Politeknik. Adapun sasaran pendidikan kejuruan dan pendidikan teknik adalah :

  1. Menghasilkan lulusan dengan pendidikan yang efisian untuk memenuhi kebutuhan sumber daya manusia dan membekali para siswa dengan rasa kebanggaan nasional dan petingnya berpartisipasi dalam pembangunan nasional.
  2. Mengembangkan sistem pendidikan teknik dan kejuruan yang efisien dan efektif serta relevan dengan kebutuhan pembangaunan nasional.
  3. Mengembangakan kesempatan kerja dengan memberikan pengetahuan dan keterampilan praktik kepada para lulusan.
  4. Menghasilkan sumber daya manusia yang secara kuantitatif maupun kualitatif mampu memberikan pengnaruh yang positif terhadap pembangunan nasional.
  5. Prioritas program diletakkan pada penyiapan lulusan teknik dan kejuruan untuk memasuki dunia industri baik lokal, nasional bahkan untuk kemungkinan bekerja sama dengan industri Negara lain.


Pemerintah memberikan perhatian besar terhadap pentingnya pengembangan pendidikan teknik untuk mendukung kemitmen nasional dalam memajukan pembangunan ekonomi. Banyak dari kebutuhan tenaga kerja yang penting dapat dikembangkan melalui pendidikan formal.
Melalui suatu analisis yang teliti dan intensif dan penilaian atas hubungan antara pendidikan teknik, SDM, dan pembangunan ekonomi, Pemerintah mengambil keputusan strategik untuk mengembangkan pendidikan teknik dan kejuruan tersebar di seluruh penjuru tanah air, dengan kurikulum yang terus menerus dikembangkan.
Telah dilakukan proyeksi tahunan untuk kebutuhan tenaga kerja terdidik dan terlatih untuk berbagai tingkat ketrampilan, termasuk professional, teknisi dan pekerja terampil. Pemerintah telah menyediakan biaya yang cukup besar untuk pendidikan teknik yang berasal dari pemerintah dan pinjaman luar negeri.
Kurikulum SMK diarahkan bersifat luwes dan fleksibel, artinya bahwa disesuaikan dengan perkembangan dan kebutuhan di dunia industri/masyarakat. Sifat fleksibel diartikan sebagai pelaksanaan kurikulum bisa dilakukan adaptif dengan lingkungan yang ada disekitar sekolah terlebih yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat dan industri.
Kendala dalam penerapan kurikulum berbasis kompetensi misalnya kemapuan guru yang terbatas, keterbatasan financial, hal ini hanya bisa diatasi dengan penyadaran diri untuk belajar terus dan dengan sistem magang di industri. Dalam hal ini perlunya menjalain kerjasama yang baik antara sekolah dan industri agar diperoleh suatu keuntungan bersama.





KOMENTAR
Belum ada komentar, silakan mengisi komentar melalui form berikut :


Nama
Email
Homepage
Komentar
Kode Verifikasi kode
 



^:^ : IP 18.205.176.85 : 2 ms   
SMK PANGUDI LUHUR LEONARDO
 © 2019  http://smkplleonardo.pangudiluhur.org/